Selasa, 28 Mei 2013

Kamis, 09 September 2010

SELAMAT IDUL FITRI 1431 H


Assalamu'alaikum Wr. Wb.

SMA Islam Jiwanala Surabaya mengucapkan:

Taqabbalallahu Minna wa Minkum
Selamat Hari Raya Idul Fitri
1 Syawal 1431 H
Minal 'Aidin wal Faizin
Mohon Maaf Lahir dan Batin

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Senin, 09 Agustus 2010

MARHABAN YAA RAMADHAN 1431 H


Assalamu'alaikum Wr, Wb.

Hi... Student
Bulan Suci Ramadhan sudah di depan mata, bulan yang penuh barokah, bulan yang penuh rahmat dan bulan yang penuh maghfiroh.
Sudilah kiranya, membuka pintu hati tuk menerima ucapan dari kami SMA ISLAM JIWANALA SURABAYA..

"SELAMAT MENYAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN 1431 H, MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN"

Semoga kita semua diberi kekuatan dan keringanan dalam menjalankan ibadah puasa ini.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Minggu, 20 Juni 2010

INFORMASI PENERIMAAN SISWA BARU

SMA Islam Jiwa Nala Surabaya menerima pendaftaran siswa baru. Informasi dan pendaftaran dapat diperoleh setiap hari kerja pada jam:

Hari Senin - Jumat : Pukul 08.00 - 15.00 WIB.
Hari Sabtu : Pukul 08.00 - 14.00 WIB.

Tempat: Kantor SMA Islam Jiwa Nala Surabaya, Jl. Raya Kedung Asem No. 47-49 Surabaya. Telp. 031-8791809, 031-70248171.


Alasan Mengapa Memilih SMA Islam Jiwa Nala Surabaya:

  • Biaya Studi Terjangkau
  • Guru Pengajar berpengalaman dan profesional
  • Perpustakaan dengan koleksi buku yang cukup lengkap
  • Lokasi strategis
  • Mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun umum
  • Seluruh siswa diasuransikan
  • Beasiswa bagi siswa berprestasi dan siswa kurang mampu
  • Bekal life skill untuk siswa berupa Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal (PBKL) yaitu diantaranya, Komputer (komunikasi visual), Javanese & English Study, Wirausaha (Vertikultur/Pertanian Perkotaan, Peternakan, Aquaponic/Perikanan, dan Daur Ulang).

Sabtu, 19 Juni 2010

ARSIP KEGIATAN [2]

Arsip Kegiatan [2] SMA JIWA NALA SURABAYA
(klik pada gambar untuk memperbesar)



ARSIP KEGIATAN

Berikut arsip gallery kegiatan SMA ISLAM JIWA NALA SURABAYA.




Jumat, 07 Agustus 2009

Kegiatan Lifeskill dan Ekstrakurikuler

SMA Islam Jiwa Nala merupakan sekolah berwawasan lingkungan. Memberikan bekal kepada para siswanya melalui berbagai ekstrakurikuler.

1. Jurnalistik
Jurnalistik menjadi ekstrakurikuler sejak tahun 2006. Dipandu oleh Rere Nia, para siswa diajarkan untuk mengenal jurnalistik media cetak hingga menulis berita. “Kami sangat setuju diadakan ekstrakulikuler jurnalistik untuk menambah wawasan, karena bisa membimbing kita untuk menulis cerita, berita, dan wawancara. Dan kami dibantu oleh Kak Rere sebagai guru jurnalistik dan Ibu Mutia Nuraini sebagai narasumber, yang juga selaku Kepala Sekolah SMA Islam Jiwa Nala,” ujar Desi Ismayawati, siswi kelas XII yang mengikuti kelas jurnalistik.


Suasana praktek wawancara jurnalistik


Para siswa di kelas jurnalistik berfoto bersama

2. Foto Jurnalistik
Foto jurnalistik merupakan ekstrakurikuler yang berpasangan dengan ekstrakurikuler jurnalistik. Dipandu oleh Moh. Solihin, ekstrakurikuler ini mengajarkan tentang foto jurnalistik media cetak.

3. Pramuka
Kak Kuncoro akrab disapa siswa-siswi SMA Islam Jiwa Nala disetiap ektrakurikuler Pramuka pada hari Sabtu. Kak Kuncoro banyak memberikan pembelajaran seputar Kepanduan. “Menurut anak-anak atau teman kegiatan ini sangat menyenangkan karena kita bisa tahu tentang dunia luar sana,” kata Amir Udin.

4. Teater
5. Karya Ilmiah Remaja
6. Futsal
7. Bola Voli

Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal (PBKL) mengutamakan kemampuan diri agar menjadi lulusan yang mandiri. SMA Islam Jiwa Nala mengembangkan PBKL ini pada program lifeskill.

1. Javanese and English Education For Community (JEEFOC)
Menciptakan sebuah pendidikan yang berkualitas dengan menjadikan siswa santun dalam berbahasa dan komunikatif secara teoritis maupun praktis melalui pendidikan bahasa jawa dan inggris menjadi visi dan misi JEEFOC.

2. Wirausaha
Wirausaha meliputi budidaya peternakan (itik, ayam kampung, ayam kalkun), perikanan (ikan lele, belut, ikan mujair, ikan bawal), dan Pertanian (sayuran).


Ternak itik yang dikembangkan SMA Islam Jiwa Nala

3. Komunikasi Visual

Kamis, 06 Agustus 2009

LDKS SMA Islam Jiwa Nala

Mengenal Toga Hingga Outbound

Liburan panjang terasa menyenangkan. Begitulah yang dinikmati siswa-siswi SMA Islam Jiwa Nala. Musim liburan itu pun makin seru dengan dilaksanakannya kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa). Berikut catatan cerita Silvia Hapsari, Kelas XII IPS, yang turut hanyut dalam kegembiraan bersama teman-temannya di Kebun Raya Purwodadi, Lawang.


Selasa (23/6), siswa-siswi SMA Islam Jiwa Nala mengadakan study research dan kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) yang diadakan di Kebun Raya Purwodadi, Lawang, Jawa Timur.

Kegiatan yang direncanakan berangkat dari SMA Islam Jiwa Nala pukul 07.00 WIB, ternyata harus tertunda karena beberapa hal. Akhirnya, siswa-siswi SMA I Jiwa Nala berangkat. Akhirnya, siswa-siswi SMA I Jiwa Nala berangkat dari Surabaya sekitar pukul 08.30 WIB.

Perjalanan yang awalnya berjalan mulus, tanpa hambatan dan dinikmati oleh semua peserta yang bermain gitar sembari menyanyi riang harus terhambat di Porong, Sidoarjo karena adanya lumpur panas yang menyembur di tempat tersebut.

Bus mungil yang juga milik YPI (Yayasan Pendidikan Islam) Jiwa Nala kemudian melaju lincah diantara kemacetan yang terjadi Porong, Sidoarjo.

Akhirnya setelah melakukan perjalanan yang cukup melelahkan, siswa-siswi SMA I Jiwa Nala tiba di tempat tujuan. Mereka lalu membentuk kelompok yang telah ditentukan dan melakukan kegiatan study research di LIPI (Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia) yang membahas tentang khasiat toga (tanaman obat keluarga) dan ada juga yang membahas bonsai, kompos, dan tanaman-tanaman langka.

Setelah study research, mereka melakukan kegiatan LDKS yang dilakukan hingga malam hari. Setelah pagi tiba, mereka melakukan outbound yang tidak kalah seru dengan hari-hari sebelumnya.

Sesudah menjalani kegiatan yang cukup melelahkan, mereka bersiap-siap untuk kembali ke Surabaya dan bersiap untuk membagi pengalaman kepada yang lainnya.

Selasa, 17 Februari 2009

DATA ALUMNI


1. Nama : Eko Budi Santoso
TTL : Kediri, 10-10-1983
Agama : Islam
Jenis Kelamin : Laki-laki
Status : Belum Menikah
Alamat Sekarang : Jl. Pandugo Projo Pemda II/64 Surabaya
Telepon : 031-60453812
Pendidikan : SDN 1 Mlati, SMP Terbuka 1 Mojo, SMA Islam Jiwa Nala.
Pekerjaan : 1. Kantor Gubernur Jatim, 2. Dinas Kehutanan Propinsi Jatim.




2. Nama : Lutful Hakim, SE.
TTL : Jombang, 16-7-1982
Agama : Islam
Jenis Kelamin: Laki-laki
Status: Belum Menikah
Alamat Sekarang: Rungkut Harapan Blok L No. 25 Surabaya
Telepon: 031-72092044
Pendidikan: SMA Islam Jiwa Nala tahun 1998-2002, STIE YAPAN Surabaya.
Pekerjaan: Akses Internet Cepat "SPEEDY".

Senin, 30 Juni 2008

DONASI

SMA ISLAM JIWA NALA SURABAYA mengundang Anda untuk berpartisipasi dengan memberikan donasi untuk kemajuan dunia pendidikan di tanah air.

Dana Anda akan disalurkan untuk:

  • Beasiswa untuk siswa-siswi SMA ISLAM JIWA NALA yang tidak mampu dan siswa berprestasi.
  • Perpustakaan SMA ISLAM JIWA NALA SURABAYA
  • Kegiatan-kegiatan pendidikan dan sosial yang diselenggarakan oleh SMA ISLAM JIWA NALA SURABAYA.
Setiap donasi yang masuk, akan kita umumkan ke publik melalui WebBlog SMA Islam Jiwa Nala maupun media sekolah.

Salurkan donasi/bantuan anda dengan terlebih dahulu menghubungi sekretariat:
SMA ISLAM JIWA NALA SURABAYA,
Jl. Raya Kedung Asem 47-49 Surabaya. Telp. (031) 8791809, (031) 70248171

Selasa, 13 Mei 2008

Pembekalan Pasca SMA

Kemanakah siswa setelah lulus SMA, kuliah atau kerja?
Jika kuliah, mau pilih jurusan apa, universitas mana dan bagaimana dengan biaya kuliah yang mahal?

Bingung kan? Untungnya siswa SMA Islam Jiwa Nala Surabaya mendapatkan Pembekalan Pasca SMA hasil kerjasama SMA Islam Jiwa Nala Surabaya dengan Humas Universitas Narotama Surabaya.


Akhirnya, kelar sudah perjuangan siswa kelas 3 SMA Islam Jiwa Nala Surabaya dalam menghadapi Ujian Nasional (UNAS), Selasa-Kamis (22-24/4) lalu. Kini, mereka tinggal menunggu hasil pengumuman lulus tidaknya dalam UNAS. Dalam benak siswa, banyak yang mengalami kebingungan akan kemana mereka setelah lulus SMA. Ada yang ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi, ada pula yang ingin bekerja karena tidak punya biaya untuk kuliah dan bisa membantu orang tua. Untunglah kebingungan mereka terbayar saat mendapatkan Pembekalan Pasca SMA hasil kerja bareng SMA Islam Jiwa Nala dengan Humas Universitas Narotama Surabaya.

Bila dalam otak pikiran kalian tidak ada keinginan untuk kuliah, maka selamanya kalian tidak akan bisa kuliah. Karena kalian sudah memutuskan untuk tidak kuliah,” kata Nur Hadi, Kepala Humas Universitas Narotama mengawali perbincangannya di hadapan 40 siswa dan guru SMA Islam Jiwa Nala ini.

Nur Hadi pun kemudian melanjutkan, bahwa yang menjadi penyebab banyaknya siswa tidak bisa melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi setelah lulus SMA karena mindset pikiran mereka. “Kalian harus mengubah pikiran kalian dari yang tidak ingin kuliah dengan harus kuliah, karena bagaimanapun tingkat pendidikan yang lebih tinggi akan menentukan dalam menghadapi persaingan global saat ini,” terangnya.

Bagaimana dengan masalah biaya kuliah yang saat ini tergolong tidak murah? Bapak satu anak inipun kemudian memberikan kiat-kiatnya dalam menyiasati biaya kuliah yaitu dengan mencari beasiswa yang sekarang banyak diberikan oleh perguruan tinggi-perguruan tinggi dan juga perusahaan-perusahaan. “Di Belanda tiap tahunnya memberikan beasiswa kepada sekitar 3000 mahasiswa Indonesia untuk kuliah di sana. Nah, sekarang tinggal kalian mau apa tidak mencarinya di internet,” ungkapnya menceritakan banyak program beasiswa yang bertebaran di internet. “Sekarang sudah bukan zamannya lagi ada nama kuliah negeri atau swasta. Bila kalian mau kuliah, pertama kali kalian harus cari dulu mengenai akreditasi perguruan tinggi tersebut, karena akreditasi inilah yang menentukan bagus tidaknya suatu perguruan tingginya,” sambungnya.

Sebelumnya, siswa di ajak keliling dahulu melihat-lihat suasana aktivitas kampus Universitas Narotama. Mulai dari bagian informasi dan pendaftaran, bagian akademik, ruang perkuliahan, ruang UKM, dan perpustakaan.

Kami berharap adik-adik siswa ini tahu akan kehidupan kampus sebelum mereka benar-benar meninggalkan bangku SMA. Selain itu, khususnya memberikan motivasi bagi mereka melalui pembekalan ini untuk bisa melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi lagi yaitu ke perguruan tinggi,” ujar Mutia, Kepala Sekolah SMA Islam Jiwa Nala Surabaya ini ketika menjelaskan tujuan diadakannya Pembekalan Pasca SMA.

naskah: Mohammad Solihin

Selasa, 15 April 2008

STUDY RESEARCH












Eksplorasi M
useum, Media, Religi dan Fauna

Surabaya-SMA Islam Jiwa Nala
Mengunjungi museum memang mengasyikkan. Setidaknya itulah yang dirasakan 46 siswa kelas X,XI dan XII serta 11 guru SMA Islam Jiwa Nala Surabaya, Selasa (25/3) lalu saat melakukan kunjungan ke Museum Mpu Tantular, Sidoarjo dalam rangka kegiatan Study Research SMA Islam Jiwa Nala Surabaya. Kegiatan tahunan pada akhir semester ini selain memberikan bekal ketrampilan (skill) kepada siswa juga sebagai wujud rasa syukur.
“Untuk tahun ini kita melakukan kunjungan ke Museum Mpu Tantular, Koran Duta Masyarakat, Masjid Al Akbar dan Kebun Binatang Surabaya. Selain sebagai wujud rasa syukur kita terutama siswa juga sebagai bekal ketrampilan, sehingga mereka dapat mengeksplorasi segala ilmu pengetahuan di lapangan yang tidak mereka temui di kelas. Selain itu, untuk melatih siswa bekerja atau melakukan penelitian di lapangan,” terang Mutia, Kepala Sekolah SMA Islam Jiwa Nala Surabaya.

Berbagai macam koleksi benda bersejarah dipamerkan di Museum Mpu Tantular mulai dari zaman prasejarah, klasik (Hindu-Budha), zaman Islam, kolonial hingga zaman modern bisa kita lihat secara langsung. Museum yang terletak di Jalan Raya Buduran – Jembatan Layang, Sidoarjo ini memiliki koleksi sekitar 15.000 buah yang digolongkan menjadi 10 jenis yaitu koleksi Geologi, Biologi, Etnografi, Arkeologi, Histori, Numismatik dan Heraldik, Filologi, Keramik, Seni Rupa dan Teknologi.

Lantai pertama ruang pamer museum, siswa pertamakali melihat berbagai macam fosil. Dengan sebuah pena dan buku serta dipandu oleh pemandu yang disediakan pihak museum, siswa sangat antusias mencatat setiap detil keterangan mengenai fosil-fosil yang dipamerkan. Ada fosil kepala kerbau (bubalus bubalis) berumur 800.000 tahun lalu ditemukan di Sungai Porong, Sidoarjo. Fosil gading gajah berukuran besar dan panjang yang diperkirakan berusia 600.000 – 1 juta tahun lalu ditemukan di Bojonegoro. Kemudian fosil tengkorak buaya yang ditemukan di Sungai Porong, Sidoarjo berusia 800.000 tahun lalu. Dalam ruang tersendiri di tengah-tengah ruang pamer terdapat berbagai koleksi benda pusaka, diantaranya keris atau pusaka dan perhiasan zaman dulu. Tidak hanya itu, di ruangan lain juga ada naskah kuno (manuscript) berusia puluhan hingga ratusan tahun, sepeda kayu yang tidak pakai pedal dibuat tahun 1766 berasal dari Jerman, sepeda tinggi yang diproduksi di Inggris pada tahun 1870.

Sementara itu di lantai dua ruang pamer Musem Mpu Tantular, terdapat berbagai macam koleksi IPTEK yang berkaitan dengan pelajaran Fisika, Biologi, Matematika dan Elektronika. Dari 40 koleksi tersebut, diantaranya Radio Ember, Giroskop atau gaya putar yang terjadi pada helikopter saat belok, Pengungkit, terjadinya Petir, alat peraga tentang Hukum Pascal, Hukum Archimides.

“Banyak pengetahuan yang bisa saya dapatkan di museum ini. Kita tidak hanya tahu benda-benda bersejarah tersebut, namun kita juga bisa tahu mengenai peradaban pada masa lampau dari benda-benda tersebut,” ujar Ike Lestari, siswa XII IPS ini.

Berikutnya, rombongan mengunjungi redaksi Harian Duta Masyarakat yang berada di Graha Astra Nawa, Jl. Gayungsari Timur. Disini siswa diperlihatkan tentang bagaimana proses penerbitan koran mulai dari pencarian berita, penulisan, editing, layout sampai koran cetak. “Tidak mudah menerbitkan sebuah koran harian, apalagi koran yang bernafaskan Islam seperti koran kita. Butuh manajemen dan pemasaran yang handal agar koran kita bisa eksis dan bersaing dengan koran lainnya,” jelas Mokhammad Kaiyis, direktur Harian Duta Masyarakat yang didampingi awak redaksi bagian koordinator liputan dan redaktur pendidikan.

Tidak terasa adzan Dhuhur telah berkumandang. Rombongan Study Research bergegas menuju ke Masjid Al Akbar yang hanya berjarak 500 meter dari Harian Duta Masyarakat untuk menunaikan shalat Dhuhur berjamaah. Kelar sholat dan makan siang, rombongan pun kembali melanjutkan kegiatannya ke Kebun Binatang Surabaya (KBS). Disini siswa mencari data-data seputar Fauna yang ada di KBS ini. “Setelah kegiatan Study Research ini, siswa di minta untuk menulis laporan mengenai data-data yang telah mereka peroleh selama kunjungan sebagai tugas mereka,” kata Sri Utami Arianti, koordinator guru pendamping yang juga Wakasek Bagian Kurikulum. ▀
naskah dan foto: Mohammad Solihin

Rabu, 09 April 2008

FOTO-FOTO KEGIATAN STUDI RISET

ASYIKNYA melakukan STUDI RISET. Dan Inilah beberapa foto-fotonya.


Siswa dan guru SMA Islam Jiwa Nala Surabaya berpose di depan gedung Museum Mpu Tantular Surabaya.



Siswa begitu serius mencatat data-data mengenai Fosil Kepala Kerbau.



Siswa mencatat data-data di ruangan koleksi Keris.



Siswa saat melihat dan mencatat sejarah Delman/Andong/Dokar.



Asyiknya beberapa siswa bermain di ruang koleksi IPTEK.



Guru SMA Islam Jiwa Nala Surabaya memberikan kenang-kenangan berupa cinderamata kepada petugas Museum Mpu Tantular Surabaya.



Foto bersama di depan gedung Astra Nawa di kantor Redaksi Duta Masyarakat.



Suasana Siswa dan guru saat di ruangan redaksi Duta Masyarakat.



Guru SMA Islam Jiwa Nala Surabaya memberikan kenang-kenangan cinderamata kepada direktur Duta Masyarakat.



Berpose bersama di depan Masjid Al Akbar Surabaya.



Siswa dan guru menunaikan Sholat Dhuhur Jamaah di Masjid Al Akbar Surabaya.


Berpose bersama di Kebun Binatang Surabaya (KBS).



Guru SMA Islam Jiwa Nala memberikan kenang-kenangan juga kepada petugas Kebun Binatang Surabaya (KBS).



Begitu antusiasnya siswa melihat dan mencatat data-data koleksi fauna di KBS.



Saking asyiknya melakukan riset, hingga tidak tahu jika Unta menghampirinya.

Foto-foto oleh: mohammadsolihin@yahoo.com.

FOTO-FOTO KEGIATAN PELATIHAN LINGKUNGAN

PELATIHAN LINGKUNGAN
SMA ISLAM JIWA NALA SURABAYA BEKERJASAMA DENGAN FAKULTAS PERTANIAN UWK Surabaya, 4 Januari 2008.



Kepala Sekolah SMA Islam Jiwa Nala Surabaya memberikan sambutan. Sementara di sebelah kiri Dwi Retno Suryaningsih (Dekan Fakultas Pertanian UWK Surabaya).



Puguh Iryantoro (Ketua ASPENI DPD Jatim) memberikan materi di depan peserta.



Siswa dan guru SMA Islam Jiwa Nala Surabaya dan SMP Yamassa Surabaya sangat antusias mendengarkan materi Pelatihan Lingkungan.



M. Tohiron (Dosen Fakultas Pertanian UWK Surabaya) memberikan materi cara memelihara dan merawat pohon.



Secara simbolis, mahasiswa UWK Surabaya memberikan sebuah pohon kepada siswi SMA Islam Jiwa Nala Surabaya dalam gerakan penanaman pohon dan pemeliharaannya.

foto-foto: mohammadsolihin
email: mohammadsolihin@yahoo.com
telp: 031-71946185

PELATIHAN LINGKUNGAN

Bentuk Life Skill Siswa Dengan Peduli Lingkungan

Surabaya-SMA Islam Jiwa Nala Surabaya

Isu global warming atau pemanasan global yang di dengungkan dunia saat ini memang sangat terasa dampaknya. Banjir dan tanah longsor yang terus menerus melanda negeri ini merupakan dampak dari pemanasan global. Tentunya ini tidak lepas dari akibat ulah manusia sendiri. Karena itu, sedini mungkin harus kita antisipasi dengan mengenalkan peduli lingkungan kepada generasi saat ini.

Untuk itulah, SMA Islam Jiwa Nala Surabaya, Jumat (4/1) lalu menggelar Pelatihan Lingkungan dengan tema “Konservasi Lahan dan Tanah Sebagai Antisipasi Bencana Alam dan Global Warning” kerjasama dengan Fakultas Pertanian Universitas Wijaya Kusuma Surabaya.
“Kami ingin pelatihan ini bisa menjadi life skill bagi siswa khususnya dan juga sebagai aktifitas sosial, sehingga mereka tergerak untuk ikut peduli terhadap lingkungannya,” ujar Mutia, Kepala Sekolah SMA Islam Jiwa Nala Surabaya.

Tidak kurang dari 75 peserta yang terdiri dari siswa dan guru tidak hanya berasal dari SMA Islam Jiwa Nala saja, namun juga dihadiri siswa dan guru dari SMP Yamassa. Peserta pun sangat antusias mengikuti pelatihan ini, apalagi materi yang diberikan oleh para pembicara yang ahli dibidangnya yaitu Puguh Iryantoro (Ketua ASPENI DPD Jatim), Dwi Retno Suryaningsih (Dekan Fakultas Pertanian UWK Surabaya), dan M. Tohiron (Dosen Fakultas Pertanian UWK Surabaya).
“Terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor karena ekosistem yang sudah tidak seimbang lagi alias rusak. Kebanyakan karena ulah manusia yang lebih banyak merusak alam daripada merawatnya, lihat saja hutan yang pohonnya banyak ditebangi sehingga hutan menjadi gundul,” terang Tohiron dengan menunjuk photo slide hutan gundul di depan peserta.

Selain memberikan materi, para pembicara juga menunjukkan langsung cara memelihara dan merawat pohon. “Kebanyakan masyarakat yang diberi pohon oleh pejabat dan diekspos oleh media hanya disuruh menanam, setelah itu rusak karena tidak ada keinginan untuk memeliharanya. Padahal yang dibutuhkan untuk mengantisipasi ancaman bahaya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor itu tidak hanya penanaman pohon, tapi juga pemeliharannya,” kata Tohiron.

Sementara itu, sebagai bentuk kepedulian langsung untuk gerakan penanaman pohon dan pemeliharaannya, secara simbolis diberikan sebuah pohon oleh mahasiswa UWK Surabaya kepada siswa SMA Islam Jiwa Nala Surabaya. “Dari pelatihan ini nantinya juga akan ada tindak lanjutnya yaitu gerakan penghijauan dengan penanaman dan pemeliharaan di sepanjang Jalan Raya Kedung Asem dan halaman SMA Islam Jiwa Nala, daerah Kedung Baruk atau di SMP Yamassa dan daerah Sidotopo Sekolahan,” kata Mutia. “Pohon-pohon yang akan ditanami diantaranya pohon Mahoni, Flamboyan, Akasia dan Sonokeling,” terangnya. Mohammad Solihin

Jumat, 04 April 2008

PONDOK RAMADAN JURNALISTIK 2007
















Menghabiskan waktu di bulan Ramadan, SMA Islam Jiwa Nala Surabaya mengelar kegiatan Pondok Ramadan Jurnalistik, Kamis (20/9/2007). Dalam kegiatan tersebut, Studi Jurnalistik Pelajar (SJP) didaulat untuk mengisi materi jurnalistik. Materi yang diberikan adalah “Mengenal Dasar Jurnalistik Pada Media Cetak” yang disampaikan oleh Rere Nia dan “Mengenal dan Belajar Fotografi” oleh Mohammad Solihin.
Meski dalam suasana puasa, antusias peserta tidak ikut loyo. Secara bergantian, Rere Nia dan Solihin memberikan materi selama 6 jam. Peserta juga diajak untuk melakukan praktek menulis berita. (diambil dari http://agenda-sjp.blogspot.com)

Senin, 24 Maret 2008

SMA ISLAM JIWA NALA SURABAYA

SMA Islam Jiwa Nala sejak berdiri tetap konsisten dalam memperjuangkan cita-cita bangsa, sejalan dengan tujuan pendidikan nasional.

SMA Islam Jiwa Nala adalah lembaga yang bersifat terbuka dan menempatkan diri sebagai melting pot bagi semua lapisan masyarakat untuk berbaur bersama-sama mengembangkan tradisi research dan intelektual tanpa memandang latar belakang sosial.

SMA Islam Jiwa Nala berusaha untuk menjadi tungku pengulah yang mampu menghasilkan SDM yang mempunyai kompetensi, inovatif, dinamis dan berakhlak mulia, penuh percaya diri, dan beretos kerja tinggi dan siap bersaing di tengah-tengah pasar global. Arah yang ingin dicapai SMA Islam Jiwa Nala adalah menjadikan lembaga ini sebagai wahana bagi proses penyebaran pencerahan dan kesadaran masyarakat, mengabdikan diri demi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.


MISI
Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif, sehingga setiap siswa dapat berkembang secara optimal, sesuai dengan potensi yang dimiliki.

Memotivasi siswa untuk mengenali potensi dirinya sehingga dapat mengembangkan kemampuannya secara optimal.

Menumbuhkan semangat keunggulan secara intensif kepada siswa dan warga sekolah.

Menumbuhkan penghayatan dan pengamalan ajaran agama dan budaya bangsa sehingga menjadi sumber kearifan dalam bertindak.

Menerapkan Manajemen Partisipatif dengan melibatkan seluruh warga sekolah & komite sekolah serta peran aktif masyarakat dalam membangun dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia maupun sarana prasarana di SMA Islam Jiwa Nala.


VISI
Sebagai lembaga pendidikan menengah atas (umum) Islam melalui kegiatan pendidikan dan pengajaran dengan mengoptimalkan kompetensi siswa mampu melahirkan lulusan yang memiliki kedalaman spiritual, keluhuran akhlak, keluasan ilmu pengetahuan teknologi serta seni & budaya berlandaskan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT.


TUJUAN
Menyiapkan dan menghasilkan sumber daya manusia yang berkemampuan akademik yang dapat menerapkan, serta memperkaya khasanah ilmu pengetahuan berlandaskan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT.


SARANA DAN FASILITAS PENUNJANG
Gedung sekolah yang representatif milik sendiri, Lapangan Olah Raga berpaving stone, Perpustakaan, Laboratorium Komputer, Musholla, UKS, Parkir luas dan aman.


TENAGA PENGAJAR
Tenaga Pengajar berpengalaman dengan kualifikasi S-1, S-2 dari UNAIR, UNESA, UNIVERSITAS ADI BUANA.